Senin, 14 Maret 2011

Lee is VIP

Tulisan ini Lee buat sambil dengerin SeoulFm, radio online yg memperdengarkan lagu-lagu korea, atau lebih dikenal KPop. Saat ini lagu cooking-cooking dari Super Junior yang sedang diputar, mengingatkanku pada acara Home Shoping yang acap kali menggunakan lagu-lagu korea untuk background musik mereka. Setahun terakhir ini memang lee punya hobi baru, tepatnya terjangkit virus baru. Virus Hallyu Wave.

Hallyu Wave adalah kata rujukan untuk fenomena Korean fever. Mungkin tak sebesar dan seheboh Justin fever, tapi Korean fever cukup mengguncang Asia, termasuk Indonesia. Mulai dari fashion, gaya rambut, drama, film, hingga tak ketinggalan segi musik, menjadikan segala sesuatu yang berbau Korea menjadi begitu populer di kalangan masyarakat. Nah inilah virus yang sedang menjangkitiku (bingung kata-kata yg tepat).

Memang terdengar seperti hobi ababil sih, tapi ya begitulah yang terjadi pada lee. Segala sesuatu tentang Korea jadi begitu menarik. Serial drama Korea adalah yang pertama kali menarik perhatian lee. Siapa yang tak tahu serial drama korea Full House? duh jadi inget adegan Han Ji Eun (Song Hye Kyo) dan Lee Young Jae (Rain) tidur di bangku taman -my best scine-.

full house

Dari sinilah lee mulai kenal (belum jatuh cinta) dengan Hallyu Wave. Siapa pula yang tak tahu drama Cofee Prince, Princess Hours, Boys Before Flowers?. Drama-drama korea tersebut menampilkan sesuatu yang baru ketika tokoh utama laki-laki yang biasa digambarkan maskulin, ditampilkan sisi cute dan femininnya. Mereka tak tak canggung menampilkan adegan menangis sampai ingusan (yaiks) yang bikin hati penonton tersayat-sayat.
coffee prince
princess hours
boys before flowers






Ketagihan drama korea sampai beli dvdnya, beli tabloid yang bahas serialnya (lumayan dapet poster juga), googling gosip terbarunya, sampai download sountracknya yang keren-keren (trus dibikin ringtone deh). Dari lagu-lagu OST itulah lee sadar bahwa musik korea (K-POP) sanga beragam dan enak ditelinga. Awalnya lee fikir mungkin karena OST jadi dapet feeling dari serialnya, tapi jadi keterusan dan suka beneran dengan Kpop.

Gara-gara seorang teman yang sering nginep di kosan dan nyetel dvd-dvd Super Junior, Tyas, lee kenalan dengan Suju (super junior). Dulu waktu liat Tyas teriak-teriak histeris liat Suju, bawaannya pengen nimpuk aja, sekarang baru sadar itulah kebahagiaan Elf (fans suju) saat lihat idolanya. Sampai disini lee sekedar penyuka Kpop sampai lee kenal Bigbang.

Nah karena Bigbang inilah lee jadi beneran jatuh cinta sama Kpop. Bigbang memperkenalkan lee dengan musik hip-hop dan paduan musik rap yang bikin lee klepek-klepek. Kemajuan besar buat karena sebelumnya lee gak pernah suka musik-musik seperti itu.

BIGBANG


Bigbang juga yang bikin lee teriak histeris kalo liat perform mereka (sekarang jadi sering ditimpuk orang). Lee bangga jadi VIP (fans Bigbang), alasan lee jadi VIP mungkin akan lee tulis d blog ini next time, soalnya kalau ditulis disini gak muat satu halaman (^^,). Singkat kata jadilah lee terinfeksi virus Hallyu Wave stadium 4 (kronis).

Karena Kpop juga lee kenal banyak orang yang juga terkena virus Hallyu Wave ini. Lee kenal dengan teman-teman baru dari mereka yang hanya sekedar tahu, penyuka serialnya saja, penyuka Kpop, sampai yang rela ke luar negri untuk nonton konser idolanya. Hari ini malah ada teman yang nodong minta pertanggjawaban atas terinfeksi dirinya dengan virus ini. Temanku Iin ngotot minta dipertemukan dengan Suju (elf yang menyusahkan). Lah lee juga mau ketemu suju, siapa tahu Kyu jatuh cintrong sama lee (ditabok elf seluruh dunia).

Sekian dulu mengenai lee dan penyakit infeksi Hallyu Wave. Mudah-mudahan yang baca blog ini tidak lagi merasa sendiri kalau mulai tertawa dan nangis saat berhubungan dengan Hallyu Wave.










Tidak ada komentar:

Posting Komentar